Akselerometer

"Mengenal Akselerometer: 'Mata' BMKG dalam Memantau Guncangan Gempa Bumi"

Dwika3 Januari 2026


Pengertian

Akselerometer adalah peralatan geofisika yang digunakan untuk mengukur percepatan getaran tanah (ground acceleration) akibat dari gempa bumi . Dirancang khusus untuk merekam getaran kuat (strong motion) yang dapat di timbulkan dari guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo sangat besar. Peralatan ini diperlukan dalam pengamatan gempa bumi mengingat seismometer sangat sensitif sehingga suatu kejadian gempa bumi dapat menghasilkan rekaman yang off scale atau bahkan berhenti ketika terjadi gucangan gempa bumi yang sangat kuat. Pada kondisi tersebutlah diperlukan akselerometer agar kejadian gempa bumi tetap tercatat dengan baik.


Gambar 1. Akselerometer


Fungsi

Bagi Seismologis, Akselerometer memiliki peran dalam mengukur intensitas gempa bumi , yaitu menentukan seberapa besar kekuatan guncangan yang dirasakan di permukaan bumi pada lokasi tertentu. Dalam Mitigasi bencana, akselerometer sebagai analisis risiko kerusakan infrastruktur untuk menentukan potensi dan tingkat kerusakan pada bangunan atau infrastruktur di suatu wilayah setelah terjadinya gempa bumi besar dan merusak. Bagi teknik sipil dan arsitek, akselerometer menyediakan data teknis yang dapat di gunakan untuk merancang bangunan tahan gempa (Building Code).


Gambar 2. Ilustrasi dampak gempa bumi terhadap bangunan


Penanggungjawab

Stasiun Geofisika Denpasar sebagai Unit Pelayanan Teknis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memiliki salah satu tugas yaitu sebagai penanggungjawab peralatan akselerograf yang dipasang di Provinsi Bali. Terdapat total 19 lokasi akselerograf yang tersebar di Bali yang digunakan untuk mendapatkan informasi percepatan getaran tanah sebagai bagian dari sistem peringatan dini gempa bumi atau Earthquake Early Warning System. Stasiun Geofisika Denpasar melaksanakan pengamatan data percepatan getaran tanah selama 24 / 7 secara realtime dan rutin juga melaksanakan pemeliharaan peralatan dan komponen sistem.


Gambar 3. Peta Lokasi Peralatan Akselerograf Milik BMKG di Provinsi Bali


Komponen Alat dan Sistem Kerja

Gambar 4. Topologi Peralatan


Gambar 5. Fungsi Alat


Sistem Kerja Akselerograf adalah sensor akselerometer berfungsi mendeteksi getaran tanah secara langsung, kemudian digitizer menerima sinyal analog dari sensor, mengubahnya menjadi data digital agar bisa diproses oleh komputer. GPS terhubung langsung ke Digitizer untuk memberikan penanda waktu (time-tagging) dan koordinat lokasi alat yang presisi. Hal ini penting agar sinkronisasi data antar sensor di berbagai tempat tetap akurat. Setelah data di digitalisasi, data dikirimkan ke pusat data BMKG melalui perangkat jaringan dengan koneksi Modem Satelit maupun Modem GSM sehingga data bisa di analisis oleh operator BMKG. Untuk komponen sistem daya, perangkat dilengkapi dengan sistem tenaga listrik PLN maupun Solar panel, juga terdapat sistem pencadangan daya berupa UPS dan dilengkapi keamanan grounding.


Manfaat

Pemasangan akselerograf di lokasi strategis memberikan manfaat:

  1. Sebagai Sistem Peringatan Dini (InaTEWS) Menjadi komponen pendukung untuk memverifikasi kekuatan gempa dalam memberikan peringatan dini tsunami.
  2. Pembuatan Peta Guncangan (ShakeMap) untuk memetakan wilayah mana yang paling terdampak parah setelah gempa bumi , sehingga tim SAR dapat memprioritaskan evakuasi.
  3. Analisis Site Class, mengidentifikasi karakteristik tanah di suatu wilayah (apakah tanah keras atau lunak) yang sangat mempengaruhi besarnya amplifikasi guncangan.
  4. Keselamatan Infrastruktur Vital, Digunakan pada bendungan, jembatan panjang, dan gedung tinggi untuk memantau kesehatan struktur setelah diguncang gempa besar.
Peta Gempa Terkini Wilayah Bali
informasi gempa bumi region 3