Repointing Antena VSAT dari Satelit Nusantara ke Satelit Merah Putih (Telkom 4)

Putu Kembar2 Oktober 2025



Pada tanggal 26 September 2026, telah dilaksanakan kegiatan pemeliharaan jaringan komunikasi berbasis satelit di Site Seismograph Inatews SRBI. Kegiatan ini berupa repointing antena VSAT yang sebelumnya menggunakan satelit Nusantara, dialihkan ke satelit Merah Putih (Telkom 4). Repointing dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keandalan sistem komunikasi data seismik yang menjadi bagian penting dalam mendukung operasi InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) milik BMKG.


Gambar 1. Proses Pointing Antenna


Kegiatan repointing ini dilaksanakan oleh tim teknisi Stasiun Geofisika Denpasar yang terdiri dari Putu Kembar Tirtayasa, Arindea Anggraini Setiawan, Ana Budi Noviyanti, M Azany Harits. Tim teknisi Stageof Denpasar dibantu oleh Tim Direktorat Jaringan Komunikasi BMKG memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan performa komunikasi satelit yang optimal.


Langkah pertama yang dilakukan adalah reset modem iDirect, agar perangkat siap menerima konfigurasi baru. Setelah itu, tim melakukan inject option file, yang berisi parameter konfigurasi khusus untuk koneksi ke satelit Merah Putih. Tahap berikutnya adalah pointing antena secara presisi ke arah satelit Merah Putih (Azimuth 319 derajat dan elevasi 77 derajat) hingga diperoleh receive voltage di atas 12 volt, sebagai indikator awal kualitas sinyal.


Gambar 2. Receive Voltage Saat Proses Poitning


Untuk memaksimalkan kualitas komunikasi, tim juga melakukan cross-poll test yang dibantu langsung oleh pihak Telkomsat untuk menyelaraskan polarisasi transmisi sehingga kualitas sinyal dan kestabilan pengiriman data dapat mencapai kondisi terbaik.


Pengujian koneksi dilakukan dengan hasil yang sangat baik. Latensi komunikasi tercatat dengan ping ke server di bawah 600 ms, menunjukkan kualitas koneksi yang stabil. Parameter teknis lainnya juga memperlihatkan performa optimal, antara lain: SNR 14,7 dB, CPI 40, serta C/N 58. Nilai-nilai tersebut membuktikan bahwa sistem komunikasi satelit telah berjalan dengan standar yang sesuai untuk mendukung kebutuhan transmisi data seismik.


Peta Gempa Terkini Wilayah Bali
informasi gempa bumi region 3